Featured Posts

Tantangan $100 pertama Tumben judulnya pake simbol dolar segala (cuma membayangkan sendiri hehehe). Iya, kali ini saya mau posting tentang angka keramat yang sering kali jadi patokan untuk pencairan dana di bidang affiliasi. Saya...

Readmore

Fundraising Musibah Kebakaran di 5 Ulu - Palembang Sehubungan dengan adanya Musibah Kebakaran di 5 Ulu - Palembang tepatnya di Jl.Keramat pada Minggu (07/06) dini hari kemarin dan menelan 71 rumah, 12 bedeng, 1 musholla dan SD rusak maka di adakan penggalangan...

Readmore

Berapa Harga Waktu Anda? Tulisan menarik, di copy paste dari milis TDA. Assalamu'alaikum wr wb. Belakangan banyak pertanyaan ttg membuat website atau toko online. Banyak pengusaha yang ingin membuat website sendiri, bertanya...

Readmore

Tantangan $100 pertama

Posted by admin | Posted in make money | Posted on 02-07-2009

4

Tumben judulnya pake simbol dolar segala (cuma membayangkan sendiri hehehe). Iya, kali ini saya mau posting tentang angka keramat yang sering kali jadi patokan untuk pencairan dana di bidang affiliasi.

Saya pribadi butuh waktu 9 bulan untuk mencapai $100 pertama di adsense. Dengan tetap memegang teguh prinsip biarkan berjalan apa adanya alias gak pake club klik, pupuk bahasa Inggris dan sebagainya. Cuma mengharapkan belas kasihan dari pengunjung semata hehehehe.

Rasanya rada gemes melihat statistik pendapatan adsense perhari yang kadang dapat $0,01 tapi akhirnya sampai juga di angka $100 itu dan rasanya luar biasa loh.

Kalau google adsense mensyaratkan minimal $100 maka saudaranya si amazon affliasi juga mensyaratkan hal yang sama. Susahnya program ini baru memberikan komisi hanya saat barang terjual dan menjual barang itu tidaklah mudah bung! . Sejak tahun 2004 hingga sekarang saya mengikuti program ini baru mencapai $30 an yang artinya kalau saya kirim sms ke program ramalan yang marak di TV kemungkinan besar sms yang saya terima pasti bilang :

“Anda gak cocok main di bisnis affliasi”

Tapi, ada tapinya nih :-) . Setelah di baca dan seterusnya, di timbang dan seterusnya, di coba dan seterusnya akhirnya saya bilang bahwa saya juga pasti bisa.

Hasil eksperimen yang kesekian kalinya (gak kehitung lagi saking banyaknya, lebay mode ON) membuktikan hal yang berbeda. Berikut screenshot untuk periode Juni 2009 :

Fundraising Musibah Kebakaran di 5 Ulu – Palembang

Posted by admin | Posted in Info | Posted on 09-06-2009

42

Sehubungan dengan adanya Musibah Kebakaran di 5 Ulu – Palembang tepatnya di Jl.Keramat pada Minggu (07/06) dini hari kemarin dan menelan 71 rumah, 12 bedeng, 1 musholla dan SD rusak maka di adakan penggalangan dana dengan channel sebagai berikut :

Via DSIM (dompet sosial insan mulia) dalam bentuk :

1. Dana Cash
a. Langsung
b. Via Rekening Kemanusiaan DSIM BNI Syariah (00928.38670)
c. Layan Jemput Dana
2. Pakaian Layak Pakai
3. Bahan Bangunan (untuk membangun kembali rumah mereka)
4. Makanan

Program ini sendiri direncanakan dilaksanakan pada :

Mulai Sosialisasi : Senin, 8 Juni 2009
Akhir Sosialisasi : sabtu, 13 Juni 2009
Lama Sosialisasi : 6 hari

Via Gerakan Berbagi Blogdetik :

Bisa di akses di sini.

Via Blogger WongKito :

Bisa di lihat informasi selengkapnya di sini.

Berapa Harga Waktu Anda?

Posted by admin | Posted in Ngomong | Posted on 26-05-2009

83

Tulisan menarik, di copy paste dari milis TDA.

Assalamu’alaikum wr wb.

Belakangan banyak pertanyaan ttg membuat website atau toko online. Banyak
pengusaha yang ingin membuat website sendiri, bertanya mana yang paling
mudah digunakan. Email ini bukan karena saya bisnisnya membuat website.
Alhamdulillah, saya bisa berfokus pd klien LN sehingga dari awal gabung di
TDA tidak utk cari klien. Dan bukan juga karena tidak mendukung loh ya :)

Saya hanya tergelitik untuk bertanya: *”Berapa nilai waktu anda?”*

Sebagai ilustrasi, seorang pegawai dgn gaji 4 juta perbulan, maka nilai
waktu dirinya adalah sebagai berikut:
1 bulan = 160 jam kerja. Nilai perjam = Rp. 4 juta/160jam = Rp. 25.000/jam
Pegawai tersebut mendapat bayaran Rp. 25.000 untuk 1 jam kerja.

Sebagai pengusaha (walau masih amphibi), berapa nilai anda perjam?

Misalkan income saya Rp. 10 juta/bulan, maka nilai saya adalah Rp.
62.500/jam dengan asumsi saya bekerja seperti pegawai, selama 160 jam/bulan
atau 8 jam/hari, usaha saya adalah jualan dgn kondisi tidak bisa bikin
website.

Sekarang mari kita hitung, bila saya belajar bikin website berapa investasi
yang dikeluarkan.
1. Beli buku atau browsing tutorial onilne, anggap aja habis Rp. 50.000
2. Belajar bikin website 2 minggu (80 jam) = Rp. 62.500 x 80 = Rp. 5.000.000
3. Upload, test online, perbaikan ini itu karena blom pas tampilan dan
fungsinya, estimasi total 5 jam = Rp. 62.500 x 5 = Rp. 312.500
4. Panadol, bandrek/kopi untuk hilangkan pusing dan nemenin bikin website
biar gak suntuk = Rp. 20.000
5. Listrik, dll… gak usah diitung.

Berapa total investasi bikin website sendiri? Dari hitungan di atas totalnya
Rp. 5.382.500

Ada 2 pilihan menarik disini:
1. Horeeeee… saya menghemat lebih dari 5 juta dgn membuat website sendiri.
2. Cari web developer yang bagus, nego di harga 3-4 juta tapi saya terbebas
dari segala hal tersebut dan mendapatkan website yang bagus tanpa susah
payah. Di saat yg sama, saya gunakan waktu saya utk hal yang paling bernilai
tinggi, maka saya bisa dpt Rp. 5 juta atau lebih.

Selalu ada perbedaan pendapat, soal hemat, soal kepuasan.
Kalo saya pribadi, saya akan gunakan waktu saya utk yang menghasilkan paling
optimal.
Bila saya pedagang, maka saya akan fokuskan diri mengembangkan penjualan
daripada mengalihkan perhatian ke bikin website.
Buat saya, daripada mikir belajar menjahit baju, belajar bikin pola, lalu
menjahit sendiri, mending beli jadi.
Terbebas dari semua keruwetan itu.

Tapi tentu semua punya pilihan dan pertimbangan masing-masing. Selamat
memilih :)

Chaidir, Abu Fazila.

Posisi Iklan ala Dewa Mabuk

Posted by admin | Posted in Pernak Pernik Blog | Posted on 22-04-2009

75

Makin banyak tampilan iklan maka makin banyak ‘kemungkinan’ iklan yang akan di klik.

Saya pikir itu mazhab yang di anut kebanyakan blogger yang mulai tertarik menaruh iklan di di blognya. Sah-sah saja tentunya, apalagi jika baru mulai memonetize blog. Rasanya semua lokasi ingin di muati iklan dengan semena mena :-)

Ibarat pedagang yang akan berdagang di pasar, jika ingin menyewa lokasi berjualan biasanya mempertimbangkan faktor :

  • Jumlah kunjungan. Pasar sentral lebih banyak di kunjungi orang dari pasar di pinggir kota.
  • Tata letak kios haruslah apik. Kondisi becek dan kios semrawut membuat keinginan untuk masuk lebih dalam otomatis surut.
  • Barang yang di jual. Barang yang bagus dan murah, biasanya menarik para pembeli untuk datang pertama kali dan kembali lagi jika memang terbukti barangnya juga berkualitas.

Analogi yang sama juga di pakai untuk mengatur komposisi blog khususnya jika ingin di gali sisi monetizenya. Bisa di lihat dari gambar di bawah ini :

premiumheatmap

Lokasi yang paling menguntungkan adalah lokasi dengan nama :

  1. Best
  2. Great
  3. Good