Featured Posts

Berburu receh dengan adfly Berburu traffic dengan link exchange via easyhits memang joss, berikut beberapa kesimpulan yang di dapat dari hasil bergabung dengan program easyhits : Geo targeting  cocok di terapkan untuk merekrut...

Read more

Error for Profit Proses migrasi hosting akhirnya kelar juga. Jumlah domain + subdomain yang di pindah hampir mendekati 40 an membuat proses nya harus di lakukan dengan hati-hati dan di data terlebih dahulu dengan bantuan...

Read more

Berburu traffic via traffic exchange Berburu traffic itu susaaaaaah loh! Itu kesimpulan sementara saya setelah beberapa hari mencoba berburu traffic dengan modal miring via jasa traffic exchange. Berikut hasilnya : Menggunakan Entrecard. Dari...

Read more

Coca Cola : Buka Semangat Baru hello teman semua ayo kita sambut, hari baru telah tiba apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu dan berbagi bersama *reff buka kita buka hari yang baru sebagai semangat langkah ke depan jadi...

Read more

Pilih Program Affiliasi atau PPC Buku-buku bertema 'cara mencari uang lewat internet' makin banyak dan makin mudah ditemukan di toko buku. Seminar-seminar juga tambah laris bahkan banyak juga yang rela untuk merogoh koceknya agak dalam...

Read more

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Posted by admin | Posted in celoteh pemilu | Posted on 05-02-2009

Tags:

16

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 menjadi pikiran Partai Rasyid. Para petinggi partai yang juga masyarakat biasa dan berinteraksi dengan khalayak ramai jadi pusing tujuh keliling karena tiap hari di sodori dengan gambar-gambar caleg yang makin marak. Ada yang berkampanye dengan memasang gambar dengan ukuran gajah di persimpangan jalan, di selipkan di ucapan hari raya, sticker, mug sampai dengan merombak habis kendaraan asal ada gambar serta slogan caleg yang bersangkutan.

Kreatif abiiis, tapi…..

Di sisi lain pemberitaan yang over sampai terkesan menuduh tanpa bukti di lakukan dengan gencar juga lewat media massa dan ikut mempengaruhi opini publik.

Sah?

Sah-sah sajalah, namanya juga usaha :-)

damaiTapi (lagi) mbok ya buat yang lebih elegan gituloh, dengan makin banyaknya angka golput dari tiap periode pemilu sebaiknya ‘pencitraan partai pemilu‘, juga harus jadi perhatian sang caleg.

Partai  sebagai wadah para pendekar sakti dari berbagai padepokan calon wakil rakyat ini harus punya visi dan misi yang di jalankan dengan baik.

Banyak kasus suap dan korupsi yang mencuat ke permukaan dan tidak di sikapi serius oleh partai merupakan salah satu upaya sadar partai untuk bunuh diri di pemilu. Alih-alih mikirin anggota partainya yang mbalelo serta upaya preventif biar tidak terulang lagi, malah pilih untuk menjegal (jika memungkinkan juga membunuh karakter) partai lain .

Sayang di sayang, partai bagus yang punya misi dan visi yang juga dijalankan dengan bagus tidak bisa berbuat banyak di parlemen karena kalah dalam hal jumlah perwakilan.

Tapi harapan masih tetap terbentang luas, para golputers yang hilang kepercayaan cuman perlu bukti.

  • Bukti bahwa wakil rakyat ini bisa memegang amanah.
  • Bukti bahwa wakil rakyat ini bisa berbuat nyata.
  • Bukti bahwa wakil rakyat ini benar-benar merakyat.
  • etc..etc

Jarang ketemu wakil rakyat yang masih pakai sepeda motor meskipun sudah hampir habis masa jabatannya.

Jarang ketemu dengan pemberitaan di media peran serta aktif partai dalam kasus gempa, tanah longsor, kebakaran, bajir dsb..dsbnya.

Jarang ketemu partai yang aktif pakai IT jadi tools buat membantu pekerjaan mereka kordinasi dengan cabang di daerah.

Jarang ketemu partai yang bisa membuat peralihan suksesi kepemimpinan berjalan dengan baik.

Jarang ketemu partai yang ‘takut’ punya kekuasaan terlalu besar karena takut tidak amanah nantinya.

Cukup konsisten dengan menjadi partai yang ‘jarang’ tadi, maka suara golput bisa di raih. Wakil di parlemen bisa lebih banyak dan menentukan kebijakan pemerintah.

Mau anggaran belanja yang berpihak ke pendidikan?

Mau buat UU untuk gantung koruptor?

Mau benahi kasus-kasus monopoli?

Mau buat pengawas distribusi pupuk ke petani?

Mudah  ……..

Pastikan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 berjalan dengan baik, no money game and  no pressure.

Jayalah Indonesia!!!

Pic : allposters.com

Comments (16)

moga 2 sukses yah …

hmmmm…..satu kata mas buat poin terakihir dari postingan ini

AMIN…..

boleh juga tuh diccoba layanan hostingnya….slamat berjuang

Pas sekali ya. Dari kemaren ngomongin partai Rasyid, ternyata ada kontes tentang pemilu… sukses bro

Semoga pemilu tahun ini bisa bener-bener damai dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang adil dan jujur

semoga pemilu kali ini bangsa kita, Indonesia dapat memilih pemimpin yang dapat membantu negeri ini keluar dari krisis, pemimpin yang benci akan korupsi. Maju terus Indonesia.

mantaps kampanye nya. sukses broo

semoga sukses, mari saling mendukung ;)

salam kenal yaa..

met berjuang dan smoga sukses di kontes ini.. ;)

Banyak cara memang dalam berkampanye. Cuma ada juga beberapa cara yang sangat disayangkan karena bisa mengganggu kepentingan umum, diantaranya dengan memasang gambar atau stiker di rambu – rambu lalu lintas dan di nama – nama jalan.

Kayaknya masyarakat butuh panutan yang bagus untuk itu.
Tapi gimana mau damai juga bila belum apa2 saat kampanye terbuka baru mulai sudah diwarnai adu jotos sesama caleg.

“Kampanye damai Pemilu 2009″ bukan sekedar slogan tetapi harus dilaksanakan semua pihak termasuk KPU nya sndiri sebagai deklarator. Hindari kasus seperti Pilkada Jatim

Pakar bahasa indonesia harus memberi penjelasan dalam pemilu 2009 kali ini, yakni istilah marak ‘mencontreng’. Sudah baku menjadi bahasa indonesia atau belum. Saya kira yang baku adalah ‘MENCONTENG’. Jangan sampai momen pemilu menjadi latah justifikasi bahasa indonesia. Even nasional jangan menodai bahasa indonesia yang baik dan benar.

Saling berkunjung dan menjalin tali silaturahmi antar sesama peserta lomba blog Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Kunjungan balik ya di http://www.yudi-akuntan.co.cc/search/label/Pemilu%20Damai%202009

saya mah tetap golput aja dech sampai ada 2 partai aja di Indonesia

Salam kenal Bos Admin…

Dunia politik —> Hiks —> Mana lawan mana kawan…
Mau golput —> Dicap bukan WNI yg baik…
Mau milih —> g ada yang cocok

Semua bukannya tanpa alasan…
Waktu mahasiswa saya bisa lihat perbedaan yang telah jauh dari tujuan awal…
HIMPUNAN MAHASISWA vs OSIS SMU —> Jelas beda… Masih kecil penuh dengan keikhlasan… Udah mahasiswa langsung belajar cari duit lewat politik kampus…
Selanjutnya…
Saya kerja —> Huffff……. @#2%%^$@
tidak saya temukan motivasi disini… di salah satu BU*N Jakarta….

Arrrggghhh……..

Memang gak ada kata lain selain damai. gak hanya dalam pemilu, dalam setiap sendi kehidupan. Slank bilang peace. Gue lebih suka BERCUMBU DENGAN ALAM terasa lebih damai.

Write a comment