Sertifikat Superqurban Rumah Zakat Indonesia
Posted by admin | Posted in Ngomong | Posted on 04-03-2009
Tags: infaq, rumah zakat, sedekah
53
Potensi zakat di Indonesia itu sangat besar, sudah banyak yang mengulas lengkap dengan kajian dan dalil2nya .
Cukup masukkan kata kunci :
“potensi zakat rakyat indonesia”
di mesin pencari seperti Google atau Yahoo.
Berkenaan dengan musim qurban kemaren ada yang tanya ke saya tentang sisi kepercayaan tentang lembaga pengelola yang ada.
Saya jawab cukup pilih yang di pikir bagus saja, dengan kriteria antara lain :
- Pilih yang sudah terbukti amanah
- Pilih yang transparan dlam pelaporan dan progressnya.
- Pilih yang tetap eksis sampai sekarang
Kriteria di atas juga yang saya pakai untuk memilih wakil rakyat selama ini (jadi melantur).
So, mari mulai menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dengan teratur.
Sembari membersihkan harta, juga ikut turut serta membangun potensi zakat ummat untuk kemaslahatan bersama.
Kenapa pilih Rumah Zakat Indonesia?
Ya, saya suka aja dengan hasil yang kelihatan. Ada ambulan gratis, ada waterwell (gak pake sponsor atau bagian dari program CSR hehehehe) dsb.
Oh iya, untuk para pequrban 1429 H kemaren sudah ada sertifikatnya di kirim via email. Bentuknya seperti di bawah ini :

Ada rekomendasi lain?
Saya juga suka dengan Program Pembibitan Penghafal Al Qur’an, di sana di gembleng para calon Hafidz dan Hafidzah masa depan.
Ada lagi yang lebih mudah di capai/jangkau?
Ada, cukup perhatikan di pinggir jalan, banyak kok panti asuhan yang siap menerima zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf anda.
Mari mulai dari sekarang dan dari diri sendiri.
Semoga di periode 1430 H bisa di level sapi, amiiiiin.




PKPU? Boljug tuh. Selama ini aku berkurban di PKPU. dapat sertifikat juga. Yang penting harta yang kita dapatkan musti dibersihkan sebelum digunakan. Mau ke PKPU kek, DD, RZI. yang mana sajalah.
Memberi zakat dengan ikhlas hendaknya kita usahakan terus-menerus. Hal ini akan meningkatkan semangat kita untuk saling berbagi. Roda kehidupan belum berhenti berputar dan dapat menggambarkan posisi kita dalam memperoleh keberhasilan dan rejeki. Kita tidak pernah mengetahui apakah kita dapat selalu memberi.
mantap…!!! keren lah om..!!