Featured Posts

Berburu receh dengan adfly Berburu traffic dengan link exchange via easyhits memang joss, berikut beberapa kesimpulan yang di dapat dari hasil bergabung dengan program easyhits : Geo targeting  cocok di terapkan untuk merekrut...

Read more

Error for Profit Proses migrasi hosting akhirnya kelar juga. Jumlah domain + subdomain yang di pindah hampir mendekati 40 an membuat proses nya harus di lakukan dengan hati-hati dan di data terlebih dahulu dengan bantuan...

Read more

Berburu traffic via traffic exchange Berburu traffic itu susaaaaaah loh! Itu kesimpulan sementara saya setelah beberapa hari mencoba berburu traffic dengan modal miring via jasa traffic exchange. Berikut hasilnya : Menggunakan Entrecard. Dari...

Read more

Coca Cola : Buka Semangat Baru hello teman semua ayo kita sambut, hari baru telah tiba apa yang kurasakan, ku ingin engkau tahu dan berbagi bersama *reff buka kita buka hari yang baru sebagai semangat langkah ke depan jadi...

Read more

Pilih Program Affiliasi atau PPC Buku-buku bertema 'cara mencari uang lewat internet' makin banyak dan makin mudah ditemukan di toko buku. Seminar-seminar juga tambah laris bahkan banyak juga yang rela untuk merogoh koceknya agak dalam...

Read more

New Wave Marketing Case : Rumah Zakat dot Org

Posted by admin | Posted in Fun Marketing, Info | Posted on 04-12-2008

Tags: , , , , ,

7

Berevolusi, sembari aktif menunjukkan bukti di lapangan membuat saya tertarik untuk melihat rumah maya dari Rumah Zakat.

Hasilnya ternyata sangat mencengangkan, rumah zakat ternyata melampaui harapan saya dan mengajarkan banyak hal. Beberapa hal yang saya tangkap di antaranya :

1. Well designed

Bayangan akan rumah yang kumuh dan map yang bisa di bawa orang jika minta sumbangan jadi hilang. Tampilan web yang soft dengan pemakaian icon-icon yang letaknya tepat membuat enak untuk di lihat.

2. Gaul

Rumah Zakat juga tahu PayPal, artinya zakat, infaq, sedekah dsb bisa di kirim via PayPal. Dengan dukungan di banyak negara maka sangat memudahkan para pahlawan devisa negara untuk ikut turut serta membayar zakat, infaq dan sedekah mereka secara online.

Halaman Under Construction : Diam !=Emas

Posted by admin | Posted in Fun Marketing, Ngomong | Posted on 29-11-2008

Tags:

4

Pesan seperti ini sering saya jumpai saat sebuah web sedang dalam proses migrasi, desain ulang, di deface atau apalah namanya.

Under Construction

atau ini:

Under Maintenance

atau ini:

Our site is currently undergoing essential maintenance. We apologized for any inconvenience caused.

atau malahan tidak muncul sama sekali karena dns error karena lupa di set dan anda beralasan bahwa anda sibuk.

Silakan saja, kalau anda pikir anda menerapkan filosofi diam=emas, tapi saya kurang sependapat.

Ok, saya cerita sedikit nih. Dulu di dekat lokasi tempat saya kerja ada sebuah kedai yang namanya ‘kedai manis’, tempat ini lumayan bersejarah karena saya ‘nembak’ mantan pacar saya dulu di sini :-) . Masakannya juga enak apalagi sapo tahunya. Wuiiih. Enak banget tuh.

Sekarang sudah gak ada lagi tempat itu, sudah di ganti sama bangunan baru tempat jual mobil bekas. Pertanyaan saya sampai sekarang. Kemana ya si kedai manis ini?

Kangen masakan dan kangen sejarah jadi satu tapi saya gak tahu kemana perginya, tutup atau pindah ya.

Sama saja dengan web, blog atau media online anda. Pesan di atas cukup sesuai jika periode downtimenya gak lama, 1 hari paling lama. Tapi sangat tidak membantu pencitraan jika downtimenya lebih dari itu.

Gimana ya?, kata yang urus web saya waktu yang di perlukan untuk up lagi kira-kira 1 minggu

Waduh. Di ganti saja pesan di atas dengan pesan yang lebih sip, misal :

Web akan hadir lagi pada tanggal x bulan y

Segera hadir di Kota Z tanggal x dengan menu abc

Online kembali tanggal x, untuk mengakses data lama klik link ini

link ini bisa mengarah ke halaman www.archive.org

Rugi ah, halaman saya ini kan udah ngetop. Hampir 10 ribu user perhari yang datang.

Gitu aja kok repot, isi dengan halaman afiliasi saja. Bisa di set dinamis isinya pake server side programming atau plain html aja.

Met malam minggu :-)

*ck.ck..ck, Spoiler Maryamah Karpov sudah mulai di tulis..gemes nunggu datang*

New Wave Marketing : Kaos Gratis buat Seleb Blog

Posted by admin | Posted in Fun Marketing | Posted on 28-11-2008

Tags: ,

9

Beda orang beda gaya, itu yang di pahami oleh Jeremy Schoemaker yang punya slogan buat blognya ‘Skills to pay the bills‘. Tidak hanya piawai dalam mencetak duit, doi juga hobi banget pake kaos sampai-sampai mengadakan event ‘lu kasih gue kaos, ntar ane pake dan taruh di blog’ alias Free Shirt Friday.

Ternyata lumayan juga hasilnya, mulai dari ebay tempat lelang ngetop di jagat ini, SeoMoz sampai Barack Obama kirim kaos buat di pake sama dia.

Saya bayangkan dengan jumlah pengunjung harian sekitar 20 ribu, lalu ambil asumsi hanya 10% yang punya account social service dan teruskan promo ini dari mulut ke mulut. Lumayan tuh promosinya buat yang kirim kaos. Budget kampanye bisa di hemat dan di arahkan dengan jurus ala pelari jarak jauh. Gak ngebut gak lambat santai aja tapi menang hehehehehe.

Hmmmm…….

Gimana kalau saya kirim kaos dengan tulisan :

Alamsyah Rasyid

Caleg DPR-RI

hohohohohohohoho

*Berlalu sambil siul-siul*

Maryamah Karpov dan Studi Kasus New Wave Marketing

Posted by admin | Posted in Fun Marketing | Posted on 26-11-2008

Tags: ,

11

Maryamah Karpov sebagai seri terakhir dari tetralogi laskar pelangi saya jadikan sebagai contoh subyek dalam penerapan new wave marketing di Indonesia. Sudah banyak di ulas tentang new wave marketing ini yang pada prinsipnya adalah membangun komunitas yang loyal dan saling care.

Untuk melihat sekilas tentang new wave marketing dan cerita seputar tema ini bisa di rujuk ke beberapa pranala berikut :

Toko buku sebagai gudangnya ilmu jelas sudah banyak orang ketahui, hal ini di buktikan dengan banyaknya toko buku mulai dari skala kecil hingga cabang dari raksasa toko buku di Indonesia seperti Gramedia.

Sayangnya tidak mudah untuk membuat sebuah toko offline yang ‘layak’ di sebut toko buku sehingga seiring dengan makin banyaknya persaingan antar toko buku itu sendiri mengakibatkan perlu solusi alternatif untuk lebih mendekatkan diri pada konsumen, salah satunya dengan membuat toko buku online.

Dimana peranan new wave marketingnya?

Saya coba susun ya ;

#1 Toko Buku Online

Dari survey terhadap toko buku online dan pengalaman dari non savy user di hasilkan desain dan fitur yang di sukai oleh pengunjung, antara lain :

  • Display buku terbaru
  • Featuring, kemudahan untuk display produk yang bisa segera menyedot atensi pengunjung. Film Laskar Pelangi yang hingga tulisan ini di buat masih di putar menunjukkan antusias penonton yang masih bisa di pelajari.

#2 Promosi Toko Buku Online

Pemilihan produk yang tepat seperti Maryamah Karpov dan di tempatkan di bagian buku terbaru serta di display atas sangat membantu pengunjung potensial.

Pada kenyataan Maryamah Karpov belum terbit tapi sudah bisa di pesan.